LATIHAN UNTUK MERAMPINGKAN PERUT
Crunch Toe Touch
1.
Berbaringlah
di atas matras dengan kedua kaki dan tangan lurus ke atas.
2.
Ambil
napas lewat hidung dan luruskan tulang belakang.
3.
Buang
napas lewat mulut sambil mengangkat bagian atas tubuh (kepala, leher, dan bahu)
semaksimal mungkin hingga kedua tangan hampir menyentuh kedua kaki.
Slow Bicycles
1.
Berbaringlah
di atas matras dengan tangan diposisikan di belakang kepala.
2.
Tekuk
kaki kiri sehingga lutut kiri mengarah ke dada, sedangkan kaki kanan diangkat
hingga membentuk sudut 45 derajat dengan lantai.
3.
Angkat
bagian atas tubuh (kepala, leher, dan bahu), dan arahkan pundak sebelah kanan
untuk mendekati kaki kiri. Tahan hingga 3 hitungan.
4.
Lakukan
juga untuk sisi tubuh sebelah kanan, dan ulangi hingga 8-15 kali untuk
masing-masing sisi tubuh.
Mini Leg Lowers
1.
Berbaringlah
di atas matras dengan tangan di belakang kepala atau di sisi samping tubuh
(pilihlah posisi yang membuat Anda lebih merasa nyaman)
2.
Angkat
bagian tubuh atas (pundak, leher, dan kepala) agar tidak menyentuh lantai, lalu
angkat kedua kaki lurus ke atas dan kontraksikan otot perut.
3.
Turunkan
sedikit kedua kaki secara perlahan (maksimal 5 cm), tahan, lalu angkat perlahan
hingga lurus ke atas kembali.
4.
Ulangi
hingga 8-15 kali.
Weight Crunch
1.
Berbaringlah
di atas matras dengan kedua tangan memegang dumbbell sambil diletakkan di atas
dada, lalu tekuk kedua kaki.
2.
Tarik
napas lewat hidung dan luruskan tulang belakang.
3.
Buang
napas lewat mulut dan kencangkan otot perut, lalu angkat bagian atas tubuh
(pundak, leher, dan kepala) dari matras.
4.
Turunkan
kembali badan secara perlahan, ulangi hingga 8-12 kali.
Untuk meningkatkan efektifitas latihan, minumlah BodyShape®, susu rendah lemak yang mengandung tinggi protein, tinggi kalsium, dan juga L-Carnitine yang mampu menyediakan nutrisi yang diperlukan dalam pembentukan badan yang langsing dan lebih kencang. Mengapa? Otot berperan penting di dalam pembakaran kalori dan juga dalam membuat tubuh terlihat lebih kencang dan berlekuk. Dan tidak perlu khawatir soal berotot besar seperti binaragawan. Wanita tidak memiliki kadar hormon testosteron setinggi pria (hormon yang berperan di dalam pembentukan otot). Oleh sebab itu, wanita jauh lebih sulit untuk membentuk otot yang besar dibanding pria.
Untuk keamanan
saat berlatih, perhatikan kemampuan dan kondisi tubuh Anda saat berolahraga.
Jangan melakukan olahraga melebihi batas kemampuan Anda.
Bila ingin meningkatkan intensitas olahraga, tingkatkan secara bertahap dengan cara menambah jumlah repetisi dari masing-masing gerakan.
Selamat berlatih, Sure you can do!
Bila ingin meningkatkan intensitas olahraga, tingkatkan secara bertahap dengan cara menambah jumlah repetisi dari masing-masing gerakan.
Selamat berlatih, Sure you can do!